Ibu Penggiat Literasi

Begitu mendengar kata literasi, barangkali yang terlintas dalam pikiran sebagian besar orang adalah membaca. Padahal literasi merujuk pada kemampuan berbahasa seseorang. Literasi meliputi empat aspek yakni membaca, menulis, menyimak, dan berbicara.

keterampilan berbahasa : tulis, baca, simak, bicara
Empat keterampilan berbahasa. Sumber: twitter ivan lanin

Lantas, mulai kapan kemampuan literasi harus dipelajari seorang manusia?. Sedini mungkin. Semenjak seorang manusia mulai belajar bicara, mendengarkan, menulis, dan membaca.  Seorang anak memulai mengasah kemampuan literasi sejak tahun pertama kehidupannya. Rumah menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar literasi. Orangtua, pengasuh, keluarga inti punya peran besar.
#LiterasiKeluarga, yang merupakan bagian dari Gerakan Literasi Nasional, merujuk pada keterlibatan keluarga sebagai #sahabatliterasi yang berperan serta mengasah kemampuan literasi anak di rumah.
Untuk usia pra-sekolah, ada 2 hal  mulai bisa diasah yaitu: mendengar dan berbicara. Lalu, apa yang seharusnya bisa anak-anak dengar dan bicarakan di usia dini?. Salah satunya, dengan mendengarkan bacaan/cerita dari orangtua. Kegiatan, yang di kemudian hari ketika anak-anak sudah bisa bersekolah, akan membawa anak memiliki minat membaca dan menulis.
Menumbuhkan minat baca ini memang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) besar bagi Indonesia. Hasil survey UNESCO tahun 2016 menempatkan Indonesia sebagai negara dengan minta baca terendah kedua di dunia. Indonesia berada di urutan 60, satu tingkat d atas Botswana yang berada di urutan paling akhir.  Bandingkan dengan celoteh netizen Indonesia di media social. Warga Jakarta, melalui media sosial twitter,  dinobatkan sebagai kota paling cerewet didunia, mengalahkan Tokyo, London, dan New York, yang berada berurutan di bawah Jakarta.
                Tapi, seperti sebuah pepatah, “kita tidak bisa memperbaiki masa lalu, tapi kita selalu bisa memperbaiki masa depan”. Suatu saat, Indonesia harus bisa berada diperingkat yang lebih baik dalam urusan minat baca warganya. Orangtua, khususnya emak-emak seperti saya, punya kesempatan dan kewajiban menumbuhkan minat baca dan meningkatkan  kemampuan literasi, untuk generasi yang lebih baik di masa depan.
Saya sebagai ibu-ibu yang gemar membaca, dan memiliki dua anak yang masih berusia balita, merasakan sendiri bagaimana menanamkan kecintaan membaca pada anak itu susah-susah gampang. Susahnya dua kali, gampangnya sekali ☺.  
tips bagi ibu penggiat literasi membaca
Tips Bagi Ibu Penggiat Literasi 

Where will you stay?* #32 Menginap di Hotel Roditha Banjarbaru dan Hotel Ibis Style Braga, Bandung



“ There must be, uncomfort feeling, awkward moment when you wake up in the morning, on different bad, as usual. Feel different smell of the air that you take.”
But  I always miss that feeling, sometimes trying to repeat once, and once more
Lagi-lagi, saya masih punya kesempatan untuk melanjutkan serial where will you stay? ini. Yang artinya, saya masih punya diberi kesempatan untuk menginap di tempat-tempat baru. Alhamdulillah.

HOTEL RODITHA, BANJARBARU, BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN
Jln. Ahmad Yani KM 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 70714

Ini pengalaman pertama saya berkunjung ke Kalimantan Selatan.  Berangkat jumat pulang minggu,  saya bahkan gak sempat ke Banjarmasin. Saya cuma ke Banjarbaru, karena saya akan menghadiri acara di Universitas Lambung Mangkurat. Sepanjang perjalanan dari Bandara, yang kebetulan terletak di tengah-tengah antara Banjarmasin dan Banjarbaru, saya sangat excited, karena Kalimantan Selatan sepi banget (dibadingkan dengan Kalimantan Timur)!.  Apalagi di Banjarbaru, walau saya gak sempat explore kemana-mana,karena males dan saya hanya pergi sendirian, lalu lintasnya sangat lengang.  Hanya terlihat ramai pada jam pergi dan pulang kantor aja.
Kamar Hotel Roditha Banjarbaru
kamar- Hotel Roditha Banjarbaru

                Kembali ke review hotel Roditha Banjarbaru, Kalimantan Selatan.  Jadi, memang tak banyak chain hotel well-known di Banjarbaru ini. Berbeda dengan Kota Banjarmasin yang punya pilihan hotel lebih banyak. Di Banjarbaru cuma ada Novotel, yang persis di dekat bandara dan jauh dari pusat kota banjarbaru, kemudian ada Fave Hotel Banjarbaru, yang rate nya terbilang murah, dan ternyata masih cukup jauh juga ke pusat kota (Q Mall Banjarbaru),
                Lokasi hotel Roditha paling menguntungkan karena terletak dekat sekali dengan Perempatan Tugu Ahmad Yani, persis di seberang Auditorium Universitas Lambung Mangkurat. Kalau boleh dikasih bintang, saya kasih bintang lima untuk lokasi Hotel Roditha Banjarbaru ini. Meski bukan chain hotel nasonal, tapi di Kalimantan Selatan, Hotel Roditha punya beberapa cabang. Harga menginap per malamnya antara 350K-450K.     
 Lobi Hotel Roditha Banjarbaru, Banjarmasin
Lobi- Hotel Roditha Banjarbaru, Banjarmasin

                Ukuran kamar luas, dengan ornament yang (keliatan) sudah berumur.  Selain amenities standard, kamar Hotel Roditha  juga dilengkapi kulkas, yang baru nyala kalau tamu request. Jadi saya terpaksa telepon resepsionis dulu, dan nanti ada bagian layanan servis yang datang untuk menyalakan kulkas, karena lokasi socket listriknya ada di belakang lemari, sehingga lemarinya harus digeser dulu.
                Highlight satu lagi dari Hotel Roditha, yakni menu sarapan paginya yang beragam dan enak-enak. Sedikit di atas standard hotel bintang  tiga (3).
                Selama di Banjarmasin, selain menghadiri acara utama, saya cuma sempat  jalan ke Qmall Banjarbaru, ke Pasar Martapura yang banyak pilihan oleh-oleh, dan Ke Makam KH. Zaini di Martapura, Kalimantan Selatan.  Makam KH. Zaini ini akrab disebut Makam Guru Sekumpul.  Sebenarnya gak ada rencana ziarah, tapi begitu searching di google, ternyata Makam Guru Sekumpul ini merupakan atraksi yang paling dekat. Naik gojek dari Makam Guru sekumpul ke Hotel Roditha Banjarbaru ongkosnya seki hanya 15 ribu rupiah.  Mungkin detail cerita saya jalan-jalan ini lengkapnya akan saya ceritakan di postingan yang lain.

Kamar Twin Hotel Roditha
Kamar Twin Hotel Roditha

 Lobi Hotel Roditha Banjarbaru, Banjarmasin
Lobi Hotel Roditha Banjarbaru, Banjarmasin

               


HOTEL IBIS STYLE BRAGA, BANDUNG
Jln. Braga NO.8, Braga, Bandung, Jawa Barat, 40111
       
        Jadi saat merencanakan akan liburan ke Bandung, saya sudah mengerucutkan pilihan, hanya akan menginap di hotel daerah Braga. Alasannya : Lokasi strategis ke Asia Afrika dan Alun-Alun Bandung. Enak kalau mau jalan kaki terutama di malam hari, saya suka banget daeraha Braga Bandung.
        Di Braga, cukup banyak pilihan hotel. Yang famous, Ibis Style, Artotel, Aston, dan Fave Hotel.  Yang sesuai budget ya Fave Hotel dan Ibis Style. Dari hasil melihat review dan komentar positif akhirnya saya memutuskan memesan hotel Ibis Style Braga Bandung di tiket.com, apalagi waktu itu ada promo tambahan diskon 15% dari rate awal. Lumayan banget.
Morning View dari Kamar Hotel
Morning View dari Kamar Hotel


Cara Memperpanjang Sertifikat Kompetensi Apoteker



Tahun 2019 ini sepertinya an endless struggle berkutat dengan borang. Ada banyak borang yang harus diselesaikan, mulai dari borang akreditasi program studi, borang resertifikasi kompetensi apoteker, sampai DUPAK  jabatan fungsional dosen.                
                Tahun ini sudah kedua kalinya saya memperpanjang sertifikat kompentensi. Perpanjangan pertama pada Desember 2014 silam melalui Ujian Sertifikasi Kompetensi Apoteker di Jakarta. Waktu itu biayanya 1.500.000 rupiah. Sekarang namanya sudah berubah menjadi OSCE (tapi bukan OKE OSCE yak) dengan biaya membengkak sekitar 3.500.000 rupiah. Belum lagi karena sekarang saya berdomisili di Pulau Kalimantan, sementara OSCE hanya dilakukan di kota-kota besar di Pulau Jawa, yang berarti butuh dana tambahan untuk transportasi dan akamodosi. Cara lain untuk memperpanjang sertifikat kompetensi apoteker dengan menyusun borang.  Mengisi borang untuk resertifikasi  sertifikat kompetensi apoteker ini lebih ribet, namun tentu saja lebih ekonomis  ketimbang mengikuti OSCE.
Tambahan SKP Praktek Kefarmasian diluar 50 SKP kehadiran apoteker
Tambahan SKP Praktek Kefarmasian diluar 50 SKP kehadiran apoteker 


                Nah sekarang saya akan ceritakan tata cara pengisian borang sertifikat kompentensi apoteker  beserta lampirannya secara garis besar. Sebenarnya pengisian borangnya sendiri gak lama. Yang lama adalah MEMAHAMI CARA MENGISI BORANG resertifikasi apotekernya.  Kebetulan saya memiliki beberapa contoh borang resertifikasi dari teman-teman sejawat.  Walaupun sekilas borangnya sama, tapi ada beberapa format yang sedikit berbeda.  Nah saya akan rangkum garis besar cara mengisi borang resertifikasi apoteker ini, sehingga biarpun detailnya ada perbedaan, namun intinya sama. Memahami cara mengisi borang ini penting, karena kalau sudah paham, mengerjakannya akan lebih cepat. Bahkan ada beberapa PC IAI dan PD IAI daerah tertentu yang mengadakan workshop mengenai cara mengisi borang ini.


daftar kelengkapan berkas untuk borang sertifikasi apoteker
Kelengkapan berkas utama untuk borang sertifikasi apoteker


                Untuk memudahkan, akan saya jabarkan per point di bawah ya.
  1. Borang resertifkasi ini berisi apa saja yang kita lakukan selama 5 tahun ke belakang terkait pekerjaan dan kompetensi sebagai Apoteker. Form borang yang diisi agak berbeda tergantung  spesifikasi kamu bekerja dimana.  Secara garis besar dibedakan menjadi 3: industri, PBF/distributor, dan komunitas (RS dan apotek). Dan file yang harus diisi hanya 2 file yakni : file borang dan portofolio.
  2. Borang harus memenuhi 150 SKP dan meliputi 3 unsur yakni : pekerjaan (praktik kefarmasian), pembelajaran, dan pengabdian kepada masyarakat. Setiap unsur harus memiliki bukti/lampiran.
  3. Unsur pertama praktek kefarmasian. Kalau Kawan bekerja dan sudah berpraktek/mengimpementasikan ilmu kefarmasiannya, maka kedatangan saat jam kerja  selama 5 tahun ke belakang sudah bisa dapat 50 SKP (maksimal). Lampiran bukti : daftar hadir selama 5 tahun. Kalau gak punya daftar hadir atau daftar hadir sudah hilang, ya tinggal bikin lagi daftar hadir di excel .
  4. Unsur praktek kefarmasian : setelah mendapat 50 SKP dari kehadiran, apoteker bisa  menambah perolehan SKP, misalnya kalau bekerja di Apotek, ada banyak aspek/kegiatan untuk menambah SKP (tentu dengan lampiran/bukti).  Misalnya :  Penyimpanan dan Pemesanan Perbekalan Farmasi (bukti :SOP), Menjadi Pendamping Minum Obat (bukti: inform consent), mematuhi peraturan organisasi terkait praktik kefarmasian (bukti: papan nama praktik dan jas praktik).
  5. Unsur Praktek Pembelajaran : ini diperoleh dari berbagai seminar /workshop/konferensi dan kegiatan seputar kefarmasian yang tujuannya menambah kompetensi apoteker dan tentu saja ber SKP. Praktek pembelajaran yang telah diikuti apoteker diisi di Form Portofolio Apoteker (PPA).  Di portofolio ini apoteker mengisi detail acara mulai dari tanggal seminar, pelaksana, topik, hingga jumlah SKP yang diperoleh. Selain itu, ada juga pertanyaan di lembar LPP 1, LPP 2, dan LPP 3 meliputi pertanyaan refleksi, persiapan, pelaksanaan, hingga tahap evaluasi dari masing-masing seminar/kegiatan pembelajaran. Sebagai contoh, dari rekapitulasi portofolio saya mengikuti 13 seminar berSKP, namun lembar LPP 1, 2, dan 3 nya hanya saya sampling ambil 3 dari 13 kegiatan pembelajaran yang telah saya ikuti.  Kemudian jangan lupa semua sertifikat discanning, dijadikan satu file PDF.
  6. Untuk Pengabdian Kepada Masyarakat : ini adalah unsur kecil namun wajib ada dalam borang resertifikasi apoteker.  Minimal setidaknya sudah mengikuti 2 kegiatan pengabdian kepada masyarakat (2 SKP). Berhubung saya tidak pernah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat dari IAI, saya tetap bisa mengklaim kegiatan pengabdian masyarakat yang saya lakukan dari kampus asal ada buktinya : berupa laporan kegiatan. Untuk lampiran kegiatan pengabdian masyarakat ini juga bisa berupa foto kegiatan atau sertifikat.
Lembar Rencana Pengembangan Diri (RPD) Apoteker 5 tahun ke depan
Lembar Rencana Pengembangan Diri (RPD) Apoteker 5 tahun ke depan


Kalau sudah dirangkum ternyata tidak terlalu ribet. Saya sendiri menghabiskan waktu hampir satu bulan untuk menyelesaikan borang ini, karena memang banyak terdistraksi dengan kegiatan lain. Kalau fokus dan memang benar-benar meluangkan waktu, saya rasa gak sampai 1 minggu selesai.
Kalau mau dirunut , kawan hanya butuh 4 (empat) langkah untuk menyusun borang sertifikasi :
A) siapkan berkas KTP, kartu IAI, sertifikat kompetensi, STRA, ijasah, surat rekomendasi IAI untuk mengisi lembar identitas di file borang dan portofolio lalu scan dan jadikan satu file PDF.
B) siapkan semua sertifikat seminar/workshop dan sejenisnya untuk mengisi  portofolio  dan borang  (nomor sertiifikat, waktu, pelaksana, topic, jumlah SKP), dan bersiap menjawab LPP1, LPP2, dan LPP3.
C) Kumpulkan kembali bukti absen 5 tahun ke belakang, atau kalau hilang, ya bikin lagi absen 5 tahun ke belakang (file absen ini juga dijadikan lampiran).
D)  siapkan file file lampiran terkait unsur praktek kefarmasian dan pengabdian masyarakat mulai dari resep, daftar tilik skrining resep (DTSR), SOP, inform consent pasien, foto papan nama apoteker, foto mengenakan jas praktek, foto saat pengabdian masyarakat, dsb.  Untuk bukti yang jumlahnya banyak banget seperti DTSR dan resep, lampirkan hanya beberapa saja, yang penting sudah ada alat bukti.
E) you’re done!
Lembar Pertanyaan Reflektif untuk masing-masing kegiatan pembelajaran
Lembar Pertanyaan Reflektif untuk masing-masing kegiatan pembelajaran



Untuk PC IAI Samarinda, semua berkas borang diserahkan dalam bentuk softfile ke Sekretariat PC IAI Samarinda di Stikes Samarinda. Bentuk softfile nya bisa diburning ke CD atau lewat Flashdisk.
      Sementara ada beberapa PC IAI di kota lain, ada yang  mensyaratkan dokumen vital borang seperti FC Ijasah, FC Surat Sumpah Apoteker, FC KTP, dan FC Sertifikat Kompetensi diserahkan dalam bentuk hard file. Jadi tergantung PC dan PD IAI masing-masing daerah ya. 
                Alhamdulillah, update per tanggal 20 Juli 2019 kemarin dihubungi  verifikator borang                bahwa SKP saya sudah lengkap diverifikasi, dan tinggal menunggu proses selanjutnya (yang              mudah-mudahan lancar sampai sertifikat kompetensi apoteker terbaru terbit.
                Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat bagi teman sejawat.  Kalau ada yang mau                       ditanyakan, silahkan komen di bawah ini.
 
Update : Alhamdulillah sertifikat kompentensi yang baru sudah jadi dan sudah saya ambil akhir Agustus 2019. Perpanjangan sertifikat kompetensi dengan pengisian borang tetap dikenakan biaya. Dan biayanya tergantung dari jumlah SKP yang kurang. Saya sendiri membayara 45K untuk perpanjang sertifikat kompetensi kali ini. 


Samarinda, Juli 2019

Kenapa Disebut Pomegranate dan Bukan Buah Delima?



“Buah delima”, sudah saya kenal sejak kecil. Seingat saya, delima dulu menjadi buah ‘tak dianggap’, jarang dikonsumsi, dan seringnya saya jadikan bahan dalam acara main ‘masak-masakan’.
“Pomegranate”, saya baru kenal beberapa tahun belakangan. Saat iklan di televisi berlomba-lomba menyebut nama ini. Yah…mungkin orang Indonesia lebih suka menggunakan istilah yang terkesan rumit agar memiliki citra lebih keren. Tapi tak masalah apapun namanya, mari kita ungkap kehebatan si delima.
pomegranate alias buah delima
Pomegranate Fruit alias Buah Delima. Picture source

Buku yang Saya Baca dan Film yang Saya Tonton Di Sepanjang Tahun 2019


Tahun 2019 sudah menginjak setengah perjalanan. Apa yang perlu direview dari kehidupan ?.
Saya pengen bikin list buku dan film yang sudah saya baca dan tonton di bioskop sepanjang tahun 2019 ini. Untuk urusan nonton bioskop, alhamdulillah  sudah kembali normal, setelah vakum beberapa lama. Sekarang sudah ada mbak yang bantu jagain Angga kalau siang, dan Amni sudah bisa diajak kooperatif nonton bioskop.
ebook mystupid boss versi bundling
Highlight buku of the year versi gue : Mystupid Boss



Ini list film yang sudah saya tonton di bioskop sepanjang tahun 2019.  Kebanyakan memang film superhero, genre film yang sebelum nikah gak pernah saya lirik sama sekali. Karena saya sukanya film thriller, drama komedi, drama percintaan, atau film berat lainnya. Tapi apa mau dikata, setelah menikah, karena suami hobi nonton film superhero, saya jadi ikutan nonton dan sekarang malah jadi suka dan sekarang males nonton drama.

1.       Alita :  The Battle Angel
Komen : saya gak punya expected apa-apa ketika nonton. Gak pernah lihat thriller, sinopsis, atau teasernya. Unexpected, malah ternyata filmnya bagus dan saya suka. Gambarnya bagus banget, benar-benar seperti real. Setelah pulang dari bioskop, saya baru menelisik Tentang Alita yang ternyata diadaptasi dari komik Jepang.
Nilai 8/10
2.       Shazam
Komen : Filmnya lucu, bagus, tapi di tengah terasa agak bosan dan terlalu ‘anak-anak’. Saya masih lebih suka superhero versi Marvel sih.
Nilai 6.9/10
3.       Captain Marvel
Komen : ini kisah asal-muasal Captain Marvel. Lumayan oke, as always Marvel gitu loh.
Nilai 7.9/10
4.       Avengers : Endgame
5.       Komen : gimana kalau di Endgame si Tony Stark gak mati?. Menurutku filmnya jadi gak akan sebagus, seheroik, dan seheboh Endgame versi Tony Stark Mati.
Nilai : 8.2/10
As usual, saya nonton ini gak pakai ekspektasi apa-apa. So far, ini film Spiderman terbaik yang pernah saya tonton. Film yang bikin hati hangat dengan drama ala-ala remaja, lelucon yang pas, dan cerita yang terkesan klise di awal, tapi ternyata ‘njelimet’ diakhir. Kesan lainnya, Tom Holland makin ganteng
Nilai : 8.3/10


Sekarang lanjut ke review buku yang saya baca sepanjang tahun 2019 ini. Sepanjang tahun ini, saya gak pernah lagi beli printed book. Semua buku yang saya beli e-books di google playstore.
Ini dia buku-buku yang say abaca sepanjang Tahun 2019.

1.       Kumpulon Humor Nasruddin Hoja.
Entah buku humor Nasruddin Hoja yang keberapa yang pernah saya baca. Yang jelas humor satir dan sarat makna khas Nasruddin Hoja gak pernah membuat saya bosan. Meski kerap ada beberapa cerita humor yang diceritakan berulang-rulang di beberapa buku.
Buku ini rutin sayabaca untuk pelepas penat, sebelum tidur. Jadi gak langsung sekaligus habis dibaca.  Cocok buat bacaan pelepas lelah yang juga reflektif.
NIlai 7/10

2.       Mommyclopedia: Panduan Lengkap Merawat Batita oleh Dr. Meta Hanindita Sp.A

Tahu dokter Meta ini awalnya dari forum ibu-ibu yang merekomendasikan Instagram beliau. Beda dengan beberapa pakar kesehatan anak lainnya yang menurut saya kalau menjelaskan suka serba ‘terlalu’. Dokter Meta ini menjelaskan dengan sederhana, logis, science base, dan minim intervensi. Saya seketika langsung menyukai Dokter Meta. Akhirnya ketemua Buku Mommyclopedia yang edisi Batita. Ada beberapa seri buku Mommyclopedia ini, mulai dari tips merawat bayi, hingga MPASI.
Salah satu buku kesehatan anak popular yang menurut saya sangat recommended. Bukunya full color, penjelasannya runut, bahasa sederhana, dan banyak ilustrasi. Cocok banget buat dikoleksi ibu-ibu muda yang punya anak bayi sampai balita.
Nilai : 8/10

3.       Anak Muda Miliarder Saham oleh Andika Sutoro Putra

Buku ini awalnya saya Cuma baca sampelnya aja. Eh ternyata cara berceritanya bagus. Jadi gak hanya menjelaskan secara teknis mengenai jual beli saham, tapi si Andika Sutoro juga bercerita mengenai latar belakang kehidupan dia, hingga hal-hal non teknis seputar investasi saham, management keuangan, sampai upgrade kepribadian.
Recommended buat kamu yang pengen baca bacaan ringan tapi juga berisi seputar investasi saham.
Nilai 7.9/10

Penghamba Pageviews dan Halaman Pertama Google



Sebelum married, saya sempat berada di fase rajin banget travelling. Dalam satu bulan pasti ada aja keluar kota, entah untuk perjalanan dinas, urusan keluarga, atau murni jalan-jalan. Sempat kepikiran dulu mau jadi travel blogger. Ya, sekali lagi gak diniatin.
Sekarang, ketika sudah menikah dan punya dua anak, frekuensi travelling jauh menurun. Sempat kepikiran mau jadi blogger yang fokus di segmen  parenting, kok kayaknya saya merasa belum mumpuni walaupun sudah  punya anak dua.
Ada satu lagi segmen blog yang seharusnya bisa jadi peluang karena mumpini. Yakni segmen  kesehatan terutama obat.  Karena memang sebagai dosen saya terus belajar (literally), dan sebagai praktisi di apotek, saya juga punya pengalaman di lapangan.
earning money from blog
Earning Money from Blog 


Sayangnya ya, kalau bikin tulisan atau artikel tentang kesehatan, apalagi kalau artikelnya ‘serius’ susah banget untuk dapat muncul di halaman pertama. Pasti kalah sama situs abal-abal yang tulisan kesehatan banyakan copy paste artikel di web lain atau malah ada yang ditranslate dari  google translate, dan langsung di post di web tanpa ada editing. Seringkali juga kalau sama situs Trib*nnews atua web jualan obat herbal yang 'katnaya' bisa menyembuhkan segala macam penyakitYes, SEO memang mengalahkan segalanya.  Satu problem yang menurut saya sulit diatasi di dunia perbloggingan.  Kualitas tulisan (yang enak dibaca) sulit terindeks google di halaman pertama, kalau gak pinter-pinter mengolah kata kunci  dan bermain SEO. Apalagi kalau kita gak rajin main sosmed untuk men-share tulisan yang telah di post di blog.  Jadi kunjungan blog hanya mengandalkan organic search, bukan referral link, direct link, atau sejenisnya.  Iya, saya sendiri termasuk tipikal ini. Malas share di sosmed, malas share di forum, gak punya follower banyak, tapi suka menulis blog, dan hanya mengandalkan tulisan blog dibaca orang dari organic search, sementara kemampuan SEO saya sangat minim.

penghamba pageviews dan page one
Masihkah kamu nge blog diantara hingar bingar youtuber? 

Menjelajah Dokter Gigi di Samarinda



Hi There!

Mei sebentar lagi berakhir, semoga masih sempat menulis satu postingan di blog ini. Kali ini saya akan berbagi pengalaman saya menggunakan jasa Dokter Gigi selama tinggal di Samarinda, Kalimantan Timur.  Saya pernah menggunakan jasa kontrol behel, lepas behel, membersihkan karang gigi, cabut gigi, hingga tambal gigi. Mudah-mudahan bisa jadi referensi kawan-kawan semua yang bingung mencari dokter gigi di Samarinda.

vintage dentist illustration, dokter gigi di samarinda
Vintage Dentist Illustration


Kontrol Orthodontist dan Lepas Behel

Pertama kali menggunakan jasa dokter gigi di Klinik Gigi Rissa, Jln. Kadrie Oening Samarinda, Kalimantan Timur. Klinik ini jaraknya gak terlalu jauh dari kontrakan saya dulu. Waktu itu keperluan saya kontrol behel. Di Klinik Gigi Rissa ini ada satu dokter gigi spesialis orthodontic. Dokternya perempuan tapi saya lupa namanya siapa. Gak ada hal mengesankan sih saat kontrol ini. Klinik nya terbilang g terlalu ramai dan pelayanannya cepat. Biaya kontrolnya standard kontrol orthodontist, sekitar 150-200 ribu. Selain itu saya juga pernah kontrol behel di drg. Rina Wahyu Sp.Ort  yang di jalan Vorvo, Samarinda. Biayanya sekali kontrol sekitar 200-250 ribu rupiah. Drg Rina Wahyu itu ramah, tenang, tempat prakteknya bagus dan bersih, pasien nya juga lumayan banyak. Saya sih lebih nyaman dengan drg. Rina Wahyu ini.
Setelah itu saya melepas behel medio tahun 2016. Saya coba di dokter gigi umum aja, karena kalau ke spesialis ortohodontist, nanti disuruh pasang retainer lagi. Terus terang saya udah males ngurusin behel. Apalagi saat itu baru melahirkan dan Amni masih bayi. Rasanya repot banget kalau harus pakai retainer dan kontrol rutin lagi. Akhirnya saya nekat ke Klinik Umum (saya lupa namanya) Jalan Antasari, Air Putih, Samarinda, Kalimantan Timur. Di sana ada dokter gigi umum yang akhirnya membantu saya melepas behel.  Dokter giginya perempuan, masih muda, dan kelihatan masih grogi saat melakukan tindakan. Well, this is not a good experience. Biaya lepas behelnya sekitar 700-800 ribu rupiah.

Membersihkan Karang Gigi

Saya termasuk orang yang rajin membershikan karang gigi. Selama di Samarinda,  saya sempat dua kali membersihkan karang gigi. Pertama dengan menggunakan fasilitas BPJS. Jadi dengan menggunakan BPJS, peserta bisa membersihkan karang gigi maksimal 1 kali dalam satu tahun di dokter gigi BPJS. Saya membersihkan karang gigi di Faskes I BPJS di Klinik Islamic Center, Samarinda. Sayangnya, karena menggunakan fasilitas BPJS, jadi gigi yang dibersihkan karangnya hanya gigi tertentu yang benar-benar banyak karangnya.  Karena gak puas, lain waktu saya membersihkan karang di Klinik Gigi di Jln. Antasari tepat di samping Terang Bulan Royal 88. Dokternya cowok, lumayan enak diajak diskusi, peralatan yang digunakan juga canggih. Karena gigi saya masih tergolong bersih, akhirnya dokter gigi hanya menyarankan membersihkan salah satu rahang. Biaya membersihkan karang gigi per rahang sekitar 300-450 ribu, kalau dua rahang yang dibersihkan sekitar 500-800 ribu tergantung beratnya kasus.

Cabut Gigi
                Jadi, gigi saya ini termasuk yang rapuh. Sewaktu hamil sempat gigi saya patah, namun masih tersisa sedikit pangkalnya dan tentu saja akar giginya. Mengganggu sekali karena terasa sakit serta sempat meradang dan bernanah. Saya sempat ke dokter gigi, namun disarankan untuk mencabut sisa giginya setelah melahirkan.
                Akhirnya setelah melahirkan, saya datang lagi ke dokter gigi faskes I BPJS Kesehatan, dan diberi rujukan ke RS Hermina. Kenapa dirujuk?. Karena patahan yang tersisa sangat sedikit dan sulit dikerjakan dengan alat yang dimiliki klinik.  Karena gak punya referesi apa-apa di RS Hermina saya asal aja ke dokter gigi siapapun yang saat itu sedang praktek. Gigi saya dicabut dengan drg. Oswin Widjaja. Dan walaupun masih muda, dokter Oswin ini confidence banget dan cekatan dalam melakukan tindakan. Proses pencabutan giginya sangat cepat dan hampir gak terasa sakit. Very recommended.

Gerakan #AyoHijrah dari Bank Muamalat Indonesia : Hidup Minimalis dan Hindari Riba



Kata Hijrah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia  (KBBI) artinya berpindah atau menyingkir untuk sementara waktu dari suatu tempat ke tempat lain yang lebih baik dengan alasan tertentu (keselamatan, kebaikan, dan sebagainya)

Lalu,  kalau mau hijrah, apakah berarti harus pindah rumah, pindah domisili atau pindah kewarganegaraan?

Well, hijrah saat ini mengalami perluasan makna. Sekarang berhijrah berarti menuju ke arah yang lebih baik dalam hal cara hidup (way of life). Fenomen hijrah ini menggaung cukup massif. Ada banyak sekali gerakan berhijrah yang dimotori pemuka agama, tokoh, institusi, maupun selebritis. Bank Muamalat, sebagai bank syariah murni pertama di Indonesia tak ketinggalan ikut serta menggerakkan masyarakat lewat gerakan #Ayohijrah. Tentu saja point yang dikedepankan adalah #AyoHijrah dalam pengelolaan keuangan dan perbankan.

kompetisi blog gerakan #AyoHijrah Bank Muamalat 2019
Gerakan #AyorHijrah Bank Muamalat

Bicara soal uang, memang gak akan pernah cukup kalau mengikuti keinginan/hawa nafsu. Sebelumnya pernah juga saya bahas di post ini bagaimana tips berhemat ala emak-emak 
Terus kenapa sih emak-emak harus berhemat? Emangnya uang dari suami gak cukup ?. InsyaAllah selalu dicukupkan rezeki itu. Namun persoalan uang ini  memang godaannya double, kalau gak jadi kikir ya jadi boros. Emak-emak itu identik banget kalau belanja pasti nawar, tapi juga identik dengan orang yang senang belanja. Dan semenjak berumah tangga, saya paham dengan keidentikan ini. hehehe

Hidup Minimalis dan pengalihan alokasi gaya hidup ke tabungan/investasi

Hijrah keuangan  saya dimulai ketika anak pertama saya lahir tahun 2016. Fokusnya adalah hidup minimalis dan gak boros. Hidup minimalis berbeda dengan kikir ya. Hidup minimalis bagi saya adalah dengan tidak membeli barang-barang yang sebenarnya tidak saya butuhkan, atau barang yang sebenarnya masih bisa saya substitusi dengan barang lain. Sering kan kawan-kawan tergoda untuk membeli jilbab, baju, gamis, pakaian anak, jilbab anak, sepatu, sepatu anak, parfum, skincare, lipstik, dekorasi rumah, peralatan memasak, dompet lucu,  tas murah diskonan, dsb. Padahal kalau gak dibeli pun, barang-barang tersebut sudah kita miliki di rumah, dan kita gak akan sakit atau kenapa-kenapa dengan tidak membeli barang tersebut. Nah, budget yang seharusnya saya gunakan untuk membeli barang-barang tersebut, bisa saya alokasikan untuk investasi atau tabungan anak. Dengan uang 100 ribu rupiah kita sudah bisa beli reksadana kok. Sayangnya, saya belum konsisten untuk tiap bulan untuk mengubah alokasi dana  gaya hidup ke investasi.

#AyoHIjrah Hidup minimalis dan tanpa riba
#AyoHijrah Hidup Minimalis dan Tanpa Riba

Pengalaman Berjualan Di Blibli.com


Hold On! Jadi, sebelum Maret benar-benar berakhir, biarkan saya menyelesaikan satu postingan lagi.  Posting ini jadi semacam hutang, karena tujuan utama saya memang untuk share pengalaman pribadi saya ya selaku merchant yang (pernah) berjualan di blibli.com
pengalaman berjualan di blibli
pengalaman berjualan di blibli


Nah, Kalau Kawan merchant atau punya toko online yang pernah berjualan di Lazada.co.id, Zillingo.co.id, atau e-commerce sejenis, mungkin gak asing dengan cara  berjualan di blibli.com. Cara berjualan di blibli.com ini sedikit berbeda dengan marketplace seperti tokopedia.co.id, bukalapak.com, dan shopee.co.id.  Di blibli.com, diberlakukan sistem komisi.  Detail mengenai cara berjualan di blibli.com saya tampilkan pada point-point berikut :
·         Pertama, Kawan perlu mendaftarkan diri untuk berjualan di blibli.com.  Proses verifikasinya melalui beberapa langkah dan biasanya butul waktu lebih dari satu hari.  Kawan perlu mengisi identitas dan data diri, profil merchant termasuk NPWP. Kalau merchantnya berupa badan usaha, Kawan bisa mengisi kontak person merchant lebih dari satu orang.
·         Di Blibli.com,  merchant bisa memasukkan alamat gudang lebih dari satu tempat. PIlihan ini memudahkan bagi Kawan yang berjualan secara dropshi, atau merchant yang punya gudang lebih dari satu tempat.
·         Aturan bagi merchant yang berjulan di blibli.com cukup ketat. Jadi satu email hanya boleh mendaftarkan satu merchant (toko). Nama merchant gak bisa diubah-ubah. Kalau tidak ada kegiatan jual beli  dan upload produk dalam kurun waktu tertentu, merchant dianggap expired. Dan kalau mau berjualan lagi, makan harus buka toko baru, dengan email yang berbeda.
·         Kalau Kawan mau berjualan di blibli.com, sebaiknya baca detail mengenai aturan main terutama perjanjian komisi, denda, dan deposit.  Setiap penjualan akan dipotong komisi sebesar 5% dari penjualan.
·         Cara upload produk  di blibli.com susah-susah gampang. Kalau merchant Kawan   merupakan reseller/ bukan produsen, upload produk di blibli.com gampang sekali.  Kawan tinggal cari di catalog, dan tambahkan produk tersebut untuk dijual di merchant milik Kawan. Jadi hanya seperti menduplikasi.  Nah, bedanya kalau Kawan merupakan produsen atau produk tersebut  belum ada di catalog produk blibli.com, Kawan  perlu mendaftarkan produk tersebut terlebih dahulu.  Jadi nanti tinggal diisi kolom-kolom sesuai spesifikasi produk dan gambar produk yang berlatar belakang  putih. Untuk pemilihan merek produk, harus merupaka merek yang sudah terdaftar di blibli.com. Nah bagaimana kalau kita mau mengupload produk baru dengan merek baru di blibli.com?.  Untuk merek baru, maka Kawan perlu mendaftarkan merek dengan menghubungi langsung merchant care (bisa via email) blibli.com.
·         Waktu respon terhadap pesanan yang diterima merchant di blibli.com terbilang cukup panjang dibandingkan waktu respon yang disediakan marketplace lain seperti  tokopedia, bukalapak, dan shopee.  Namun finalti yang diterima juga lebih berat.  Apabila merchant tidak merespon pesanan sampai limit waktu yang ditentukan, maka akan dikenakan finalti berupa dendan 100.000 rupiah per pesanan.

Helicopter Parent dan Pengalaman Pribadi Sebagai Dosen


Mungkin hanya segelintir dosen yang punya pengalaman menarik didatangi orangtua mahasiswa sampai ke rumah dan tempat lainnya karena anaknya disarankan (bukan disuruh ya) untuk mengulang satu mata kuliah.

Well, pengalaman menarik ini saya alami beberapa hari yang lalu. Karena masih saja mengganjal di kepala, akhirnya pagi ini saya memutuskan untuk menulis.  Supaya lega. Supaya jadi pengingat, setidaknya untuk diri sendiri.

Jadi ceritanya mahasiswa ini memang sudah sebulan konsultasi dengan saya untuk skripsi. Tapi tiap konsultasi, doi tidak pernah mempersiapkan diri dengan ilmu/daftar bacaan ilmiah. 
Pertama kali ketemu, doi ingin meneliti ekstrak tanaman untuk luka bakar. Sudah ada penelitian seperti itu dengan menggunakan tikus, lalu doi ganti dengan mencit.  Lah apa urgensinya mengganti hewan uji?

Kedua datang lagi, mau ganti penelitian. Ekstrak daun jambu biji untuk mengatasi kerontokan. Saya tanya: kamu dapat referensi dari mana? Doi jawab: kemarin saya liat di instagram bu”. Saya speechless.

Lalu saya tanya lagi, metodenya seperti apa untuk mengukur efektivitasnya. Doi clueless. Kemudian buka hape, searching google, muncul di halaman pertama kompas.com. doi buka, doi baca.  Saya sudah berbisik pada diri sendiri, ini anak bakal tersesat. Tapi terus supaya gak rude, saya cuma bilang “ kamu pelajari lagi, cari referensi yang benar, bikin proposalnya. Kalau ada referensinya  bisa aja sih”.

menghadapi hecopter parents
ILustrasi Helicopter Parent (source)


Then, seminggu yang lalu doi baru pertama kali memasukkan proposal. Kemudian setelah menyerahkan proposal, doi WA saya untuk dikoreksi segera. Ya sudah, pagi itu saya koreksi. Dan apa yang saya dapati?. Begitu melihat daftar pustaka : tribunnews.com, merdeka.com, hingga blogspot.com. Referensi-referensi luar biasa, yang membuat saya 100% yakin isi proposal ini ngawur. Judulnya ?  salah. Penulisan  bahasa asing? Salah. Penulisan dapus dan sumber? Salah. Perumusan masalah? Salah.  Tujuan penelitian? Salah. 90% totally wrong.

Waspada Diabetes Menyerang Saat Kehamilan Datang


I’m back. Masih dari tulisan edisi masa lalu. Kali ini tulisan saya mengenai diabeter pada ibu hamil atau lebih dikenal dengan Diabetes Gestasional. Tulisan ini dimuat pada Majalan Info Obat edisi Bulan Oktober tahun 2009. Tentu saya publish lagi dengan sedikit editing dan penyesuaian. Enjoy....

Waspada Diabetes Menyerang Saat Kehamilan Datang


            Diabetes Mellitus (DM) atau penyakit kencing manis bukan lagi penyakit yang identik menyerang kaum usia renta. Banyak juga kasus diabetes mellitus terjadi pada wanita usia produktif. Istilah medis untuk wanita yang mengidap DM saat kehamilan disebut Diabetes Mellitus Gestasional (DMG). Dan Diabetes Mellitus Gestasional ini bahkan bisa meyerang ibu hamil yang  sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit kencing manis.
Ada sekitar 3-5% kasus DMG dari seluruh kehamilan. Berdasarkan penderitanya, DMG dibagi 2 yaitu ibu yang telah menderita DM sebelum kehamilan dan kelompok ibu yang baru menderita DM ketika terjadi kehamilan.

Penyebab Diabetes Mellitus Gestasional

            Mengapa ibu hamil bisa seketika mengalami kadar gula darah yang tinggi?.  Penyebab utamanya adalah karena ada ketidakseimbangan hormon. Jadi, selama hamil, jumlah hormone meningkat tajam.  Terutama hormone yang terkait dengan aktivitas reproduksi seperti hormone estrogen, kortisol, dan human placental lactogen.
Hormon-hormon yang muncul dalam jumlah besar pada saat kehamilan ini dapat memblok efek dari insulin. Sehingga tubuh memerlukan insulin dalam jumlah ekstra agar metabolisme tetap lancar. Nah, apabila jumlah insulin yang dibutuhkan tidak tercukupi, ibu hamil dapat menderita DMG. Sedangkan jika ibu telah menderita DM sebelum kehamilan terjadi, maka ketika hamil dapat memperburuk status DM sang ibu.

Bahaya Diabetes Mellitus Gestasional.

Kencing manis selama kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan membahayakan jabang bayi. Terutama jika kadar gula darah terus tinggi dari mulai awal hamil hingga melahirkan. Penderita DMG dapat mengalami pre-ekslampsia (gejala tekanan darah tinggi saat hamil), cairan ketuban berlebih (hidroamnion), dan lebih gampang terkena infeksi. Biasanya infeksi terjadi pada saluran kemih dan daerah vagina.
Di samping ibu, diabetes mellitus pada ibu hamil juga memiliki dampak pada bayi. Diantaranya : janin terlahir besar (giant baby) atau dikenal dengan istilah makrosomia akibat menerima pasokan gula secara berlebih. Ukuran janin yang terlalu besar meyebabkan kelahiran harus dilakukan secara Caesar. Bahkan ada kemungkinan bayi lahir secara prematur. Janin juga berisiko menderita cacat bawaan 3 kali lebih besar dibandingkan dengan kehamilan normal. 
Kondisi janin dalam kandunganpun tak luput dari kemungkinan gangguan kesehatan. Bayi dapat lahir dalam keadaan kuning (jaundice) akibat kadar bilirubin berlebih, gangguan pernapasan, serta kekurangan glukosa (hipoglikemia) dan kalsium. Akan tetapi keadaan tersebut bersifat sementara dan dapat diatasi dengan penanganan medis yang tepat.
kadar gula darah normal untuk ibu hamil
Target gula darah normal untuk ibu hamil. Source


Faktor Risiko dan Gejala Diabetes Mellitus Gestasional/ Gula Darah Tinggi Saat Hamil

            Wanita yang memiliki faktor risiko akan lebih rentan terkena Diabetes Melltius Gestasional. Beberapa faktor risiko utama seorang wanita bisa mengalami diabetes mellitus gestasional adalah memiliki garis keturunan yang menderita penyakit kencing manis, hamil pada usia lebih dari 35 tahun, dan memiliki kelebihan berat badan. Salah satu dari faktor risiko tersebut dapat memicu ibu terserang DMG, meskipun tidak selalu terjadi.
Di samping faktor risiko tersebut, beberapa faktor risiko berikut juga dapat memicu terjadinya DMG. Misalnya ibu yang pernah mengalami keguguran atau janin meninggal di dalam rahim, pernah melahirkan bayi dengan berat di atas 4 kg serta memiliki penyakit hipertensi.
            Selain waspada terhadap faktor risiko yang mungkin saja dimiliki,  beberapa gejala DMG berikut dapat dijadikan sinyal untuk pendeteksian dini. Beberapa gejalan DMG pada ibu hamil diantaranyma: mengalami kelelahan terus-menerus, gampang haus, mual, muntah, pandangan kabur, berat badan turun meskipun nafsu makan meningkat, sering buang air kecil, serta mudah mengalami infeksi pada kandung kemih, daerah vagina, dan kulit.
Meskipun tidak memiliki riwayat penyakit diabetes, ibu hamil yang memiliki faktor risiko dan mengalami setidaknya 3 sampai 4  dari sekian gejala DMG sebaiknya mulai waspada. Segeralah cek gula darah dan coba konsultasikan ke dokter.

Bagaimana Mendeteksi  Diabetes Mellitus Gestasional
           
Bagi wanita usia produktif penderita DM sebaiknya melakukan treatment  tertentu seperti pemberian insulin maupun obat anti diabetes, sebelum memutuskan untuk hamil. Hal ini dilakukan agar kadar gula darah kembali normal selama periode tertentu dan mencegah DMG terjadi saat kehamilan tiba.
            Bagi Anda non penderita DM dengan faktor risiko cukup besar dan atau mengalami gejala-gejala DMG, usahakan untuk selalu memantau kadar gula darah. Minimal pada awal kehamilan dan saat trimester ketiga. Sebab Diabetes Mellitus Gestasional  umumnya berkembang  pada minggu ke 24 sampai 28 kehamilan.
Pemeriksaan kadar gula darah tidak harus dengan dokter, sudah banyak tersedia alat pendeteksi gula darah yang dirancang agar dapat digunakan tenaga non medis. Sebagai acuan : kadar gula darah normal pada ibu hamil saat puasa <100 mg/dL sementara kadar gula darah sewaktu  < 200 mg/dL.

faktor risiko ibu hamil menderita diabetes, gejala kadar gula darah tinggi ibu hamil
Faktor-faktor risiko ibu hamil menderita diabeter. Source

Melawan Osteoporosis Dengan Fitoestrogen ( Phytoestrogen)


Masih edisi bersih-bersih tulisan di masa lalu. Ketimbang tersimpan di folder laptop, ya mending saya upload. Tentunya dengan sedikit editing.  Mudah-mudahan informasi yang saya berikan bermanfaat, dan tentu saja meningkatkan kunjungan di blog ini. Hehehe.

Melawan Osteoporosis Dengan Lebih Aman*

Penyakit osteoporosis jamak dialami wanita. Sebab secara umum, di dalam hidupnya, wanita akan mengalami tiga fase yakni hamil, menyusui dan menapouse. Nah saat mengalami fase-fase tersebut, wanita memerlukan asupan kalsium yang sangat besar. Saat fase hamil dan menyusui,  seorang wanita harus berbagi kalsium dengan janin dan bayi.  Sedangkan saat menaupose, hormon estrogen akan berkurang tajam. Padahal hormon estrogen berperan besar pada penyerapan  kalsium oleh tulang.

Kekurangan kalsium pada fase-fase tersebut dapat menyebabkan osteoporosis primer. Kasus yang paling sering terjadi sih saat masa menaupose. Dan penanganan osteoporosis itu gak dilakukan secara instant seperti penyakit-penyakit infeksi. Biasanya dilakukan terapi jangka panjang dan perbaikan pola hidup bagi penderita osteoporosis.

Terapi yang paling sering ditawarkan adalah terapi sulih (pengganti) hormon estrogen dan kadang-kadang bersamaan dengan pemberian progesteron. Sayangnya terapi ini harus dilakukan seumur hidup. Mengapa? Karena sistem produksi hormon pada manusia mengikuti kaidah feedback mechanism alias mekanisme umpan balik. Jadi pembentukan hormon itu bergantung pada jumlah hormon yang tersedia. Kalau jumlahnya sedikit, otak akan merepon untuk membentuk hormon. Sementara kalau jumlahnya banyak, otak akan merespon untuk menghentikan pembentukan hormon . Nah bagaimana kalau hormon diberikan dari luar tubuh (terapi hormon). Ya otak tetap akan merespon bahwa hormon yang ada di dalam tubuh sudah cukup, dan menghentikan pembentukan hormon. Jadi ya sekali hormon masuk, tubuh akan ketergantungan terus.

fitoestrogen untuk osteoporosis
Picture source


Dan yang namanya obat-obat hormonal itu hampir selalu mahal, selain juga efek samping yang gak enak. Efek samping pemberian  obat hormonal antara lain pendarahan rahim, penggumpalan darah di pembuluh darah, sampai meningkatkan resiko kanker kanker payudara dan leher rahim.  Tapi, kawan harus selalu ingat kalau efek samping ini gak selalu muncul di tiap individu.
                Nah, sebenarnya ada satu alternatif lain untuk memperoleh estrogen dari luar tubuh dengan lebih aman yakni dengan mengkonsumsi fitoestrogen.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
www.ericstrins.com . Powered by Blogger.