A Note to Myself : Going 31

       Semakin tua, barangkali  kita semakin tak peduli soal ulang tahun, kue ulang tahun, kado ulang tahun, harapan ulang tahun.
Barangkali itu kita, barangkali itu hanya saya.
Entahlah,
yang jelas, perasaan, emosi, dan ambisi rasanya lebih datar.
yang jelas, saya hanya ingin banyak banyak belajar ikhlas.
Yang jelas, tiap hari, tiap saat pasti ada  tantangan, halangan, dan rintangan.
dan semakin hari, yang jelas, saya hanya ingin terus belajar ikhlas, atas takdir, atas keadaan yang datang.

me, myself, and 1
Me, Myself, and I - Sudah jarang foto-foto lagi di usia 31

Menjelang berusia 31 tahun ini, saya baru mengetahui mengenai tawassul. Iya, agak terlambat memang. Saya ingin bertawassul atas dasar iman dan amal saya. Dan yang paling baik ketika mengerjakan amal, tentu saja harus ikhlas.



Tak perlu marah kalau ada kejadian jelek
tak perlu marah kalau nasib tak sebaik teman
tak perlu marah kalau usaha tak membuahkan hasil
tak perlu marah kalau apa yang didapat tak sesuai harapan
tak perlu marah kalau kesakitan terus datang
tak perlu marah kalau keadaan baik belum menghampiri

ikhlas saja

begitu bukan?


Biarlah harapan, keinginan, hanya saya hanturkan pada Sang Maha Pemberi.
Biarlah menjadi dialog pribadi saya dan Yang Menciptakan saya.

Biarlah kami bermesraan berdua, karena saya hanya seorang hamba yang memohon.
Semoga terkabul, semoga diberi yang lebih baik,
semoga akhir hidup kami menjadi yang terbaik.

Aaamiin ya rabbal alaamiin.



Samarinda, 4 Mei 2018

0 comments:

Post a Comment

thanks for your comment.

will be shown after moderation

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
www.ericstrins.com . Powered by Blogger.