Where will you stay?* #27 Pengalaman Menginap di Citin Hotel Mesjid Jamek Kuala Lumpur


“ There must be, uncomfort feeling, awkward moment when you wake up in the morning, on different bad, as usual. Feel different smell of the air that you take.”
But  I always miss that feeling, sometimes trying to repeat once, and once more


Alamat :  Mesjid India, Lorong Tuanku Abdul Rahman, Kuala Lumpur City Centre (tepat di seberang Mesjid Jamek, ada jalan yang diisi badzar, kebanyakan jilbab, pakaian, dan kosmetik).

Agustus 2017 ini saya kembali ke Kuala Lumpur.  Alhamdulillah dalam rangka liburan keluarga. Berangkat naik KLM, ternyata pesawatnya delay. Belum lagi antrian di imigrasi yang lumayan panjang. Alhasil kami sampai di hotel hampir pukul 12 malam.

Citin Hotel ini letaknya agak nyelip. Sebenarnya dulu sewaktu ke KL saya pernah memperhatikan hotel ini. Tapi karena sudah terlalu lelah, saya biarkan saja sopir taksi yang mencari. Sayangnya si sopir taksi ini gak tahu lokasi persis Citin Hotel. Pak Sopir hanya mengandalkan GPS. Karena letaknya di belakang badzar, kami sempat muter-muter. SI mbak GPS bilang sudah sampai, tapi kok hotelnya gak keliatan. Yang ada hanya deretan toko badzar yang telah tutup. Rupanya Citin Hotel  Mesjid Jamek ini terletak di belakang badzar itu.
kamar, hotel, citin, mesjid jamek, kuala lumpur, mesjid india, liburan, budget, keluarga
Amni di dalam kamar- sudah gak sempat foto kamar yang masih rapi

Overall, gak ada yang saya complain di Citin Hotel ini. Kebetulan saya dapat promo, kalau di rupiahkan sekitar 800 rb untuk 3 malam sudah termasuk makan pagi. Jadi memang nothing to complain. Dengan harga segitu, lokasi hotel ini sangat strategis, dekat banget dari Stasiun Mesjid Jamek. Apalagi selama liburan, kami sangat mengandalkan transportasi massal.


Review keseluruhan Citin Hotel Mesjid Jamek ini : Staf ramah dan cekatan. Makan pagi standard: nasi, lauk, bubur, sereal, salad, jus, dan roti-rotian. Lorong antar kamar sempit. Tapi kamarnya lumayan bersih, tersedia dua botol air minum, ada refill minum dispenser air dingin dan panas, kamar mandi luas, amenities standard, tanpa sikat gigi. Kamarnya gak kedap suara sama sekali. Sehingga suara-suara dari kamar sebelah-sebelahnya terdengar jelas.

Satu lagi yang membuat saya suka tinggal di Citin Hotel Mesjid Jamek ini karena hotelnya persis di sebelah Mesjid India. Sangat dekat kalau mau ke mesjid, baik mesjid Jamek atau Mesjid India.  Adzan pun terdengar sampai ke kamar.  Terus terang, kalau di daerah China Town saya kurang suka dengan hype nya, dan bau pork yang agak mengganggu. Citin Hotel ini juga sangat dekat dengan Dataran Merdeka dan Kuala Lumpur City Galleri. Kawan tinggal jalan kaki untuk mencapai Daratan Merdeka atau ke KL City Gallery.

Kalau mau cari makan, dan Kawan bosan dengan restoran India, di jalan besar di deretan Mesjid Jamek, ada deretan restoran cepat saji, seperti KFC, McDonald, hingga Burger King. Semacam surga bagi orang-orang yang gampang bosan dengan menu makanan yang itu-itu saja. 

pose, kamar, hotel, citin, mesjid, jamek, mesjid india, keluarga, liburan, kuala lumpur, budget, murah, review
Pose di dalam kamar- Maapkan sudah gak sempat foto kamar yang masih rapi


  *review ini sebatas yang penulis alami. Tentu saja berisi penilaian subjektif penulis.



Post a Comment

0 Comments