Puisi Pagi

Satu puisi pagi
di merah saga langit
dan bulan setengah yang menjuntai

Raga yang tak lagi terasa
hanya debar yang merasa

Cinta yang membuncah luar biasa

dan rindu sepagi ini yang dibalut puisi

Kamu adakah di sana
merasa ini juga

Kamu adakah di sana
merasa kobaran rasa yang sama

Kamu adakah di sana
terasa namun tak merasa

seperti itukah???

2 comments:

  1. kadang kita sama-sama merasa, tapi juga sama-sama menunggu :3

    ReplyDelete
  2. Kalau begitu, sebaik salah satu yang menunggu, pergi bergerak menuju yang dituju :)

    ReplyDelete

thanks for your comment.

will be shown after moderation

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
www.ericstrins.com . Powered by Blogger.